Mohon Tunggu ...

Mohon Tunggu ...

Industri Pariwisata Di Jabar memperketat protokol kesehatan

Industri Pariwisata Di Jabar memperketat protokol kesehatan

Menjelang libur panjang & akhir tahun ,Ketua BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Jawa Barat (Jabar) Herman Mochtar meminta seluruh pelaku industri pariwisata di Jawa Barat memperketat protokol kesehatan.

Selain itu harus pula menerapkan standar opersional prosedur (SOP) CHSE (Clean, Health, Safety & Environment) atau Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan
sesuai dengan arahan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). untuk memutus penyebaran Covid-19 di dunia wisata.

“Untuk membangkitkan kembali (recovery) dunia pariwisata dengan peraturan mengutamakan kebutuhan dunia pariwisata di masa pandemi Covid-19 yakni cleanliness, healthy, safety and Environmental Sustainability (CHSE)Hal ini sesuai yang diarahkan Kemenparekraf ,terang Humas PHRI Jabar, Restina Setiawan

Semua penerapan protokol kesehatan itu, kata Restina harus dilakukan semua pihak baik manajemen maupun tamu hotel. Hotel harus menyediakan layanan khusus kepada tamu yang ingin melaksanakan isolasi mandiri di hotel,menyediakan wastafel atau tempat cuci tangan yang dilengkapi dengan sabun dan pembersih tangan (hand sanitizer) di depan hotel atau tempat strategis lainnya, melakukan skrinning pengunjung sebelum memasuki lokasi hotel seperti pengukuran suhu tubuh, penggunaan masker, cuci tgn,dan jaga jarak.

Sementara untuk karyawan, manajemen memastikan karyawan dalam keadaan sehat dan mewajibkan karyawan menggunakan masker, sarung tangan, dan pakaian kerja sesuai pedoman keselamatan dan kesehatan kerja.

Selain itu, untuk penyelenggaraan kegiatan Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition/MICE), sambung Restina pihak penyelenggara harus menerapkan pelaksanaan kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan pada penyelenggaraan kegiatan MICE berdasarkan pedoman panduan yang dikeluarkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) agar semua aktifitas wisata aman.

Related Events