Mohon Tunggu ...

Mohon Tunggu ...

Talkshow Pendekar Kuliner, Komitmen AKAR-PHRI Jabar Membangkitkan Bisnis Kuliner

Talkshow Pendekar Kuliner, Komitmen AKAR-PHRI Jabar Membangkitkan Bisnis Kuliner

 

 

BANDUNG – 8 APRIL 2021. Pariwisata dan kuliner jadi salah satu sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19. Penyebabnya tentu aktivitas ekonomi masyarakat yang terpaksa berkurang akibat berbagai kebijakan seperti PSBB sebagai cara meredam penyebaran virus corona.

Namun, di kondisi yang serba tidak menentu ini, ada yang memilih menyerah, bertahan, bahkan menyerang. Mereka yang bertahan dan menyerang itu adalah Pendekar Kuliner. Para pebisnis kuliner yang berjuang ‘memutar otak’ untuk mengatur strategi agar bisa bertahan di tengah pandemi.

Kamis (8/4) kemarin, Asosiasi Kafe dan Restoran (AKAR) Jawa Barat dibawah naungan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat mengadakan talkshow & sharing bertajuk “Pendekar Kuliner”. Bertempat di Rumah Makan Sindang Reret Surapati Kota Bandung, talkshow Pendekar Kuliner menghadirkan 5 pebisnis kuliner sekaligus. Derry Setiadi, owner Sindang Reret dan Destiny Catering. Prie Aprianto, owner Redsdipo dan Tukang Lauk. Satria Kurniawan dari Ayam Geprek Pangeran, Kresna Utama dari Jigoku Ramen, dan Didit Helditia, owner Kopi Pudak. Dipandu langsung oleh Jody Janitra, owner Bober Cafe sebagai moderator.

Ketua AKAR Jawa Barat, Arif Maulana mengatakan untuk berjuang dan bertahan para pebisnis kuliner harus berkoloni dan berkolaborasi demi mendukung satu sama lain serta menghidupkan kembali sektor kuliner. “Ketika berkoloni, kita sebagai pebisnis kuliner menjadi lebih kuat untuk berjuang di tengah pandemi. AKAR jadi tempat pebisnis kuliner bersatu dan ‘bergandengan’,” ujar Arif.

Hal senada diungkapkan ketua PHRI Jawa Barat, Herman Muchtar saat menyampaikan sambutan. Ia mengatakan dengan berkumpulnya para pebisnis kuliner ia berharap Kota Bandung dapat menjadi salah satu kota kuliner di Jawa Barat. “Dengan talkshow dan berkumpulnya para pebisnis kuliner di AKAR. Insya Allah, kita beritikad baik menjadikan Kota Bandung sebagai destinasi wisata kuliner di Jawa Barat. Sebagai wujud kita nyaah ke Jabar, nyaah ke Kota Bandung,” ungkapnya.